Kabupaten Demak memiliki posisi terbesar kedua di Provinsi Jawa Tengah dalam penyaluran FLPP tahun 2025 ini, yaitu sebesar 1.100 unit rumah. (Foto: Dok BP Tapera).
DEMAK, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait didampingi Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho. Mengunjungi lokasi kedua perumahan dengan skema subsidi FLPP di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Perumahan Griya Nusa Asri yang berlokasi di Demak.
Rombongan disambut oleh Bupati Demak, M. Badruddin. Dalam sambutannya, M. Badruddin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan pemerintah pusat melalui kunjungan langsung di perumahan yang baru berusia 2 tahun ini.
“Kami turut berpartisipasi dalam mensukseskan Program Tiga Juta Rumah , mohon masukannya dari Pemerintah Pusat,” ujar M. Badruddin.
Baca Juga: Rangkaian sosialisasi FLPP, dari Semarang berlanjut ke Salatiga
Heru Pudyo Nugroho dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Kabupaten Demak memiliki posisi terbesar kedua di Provinsi Jawa Tengah dalam penyaluran FLPP tahun 2025 ini, yaitu sebesar 1.100 unit rumah. Sedangkan Provinsi Jawa Tengah sendiri saat ini menduduki provinsi terbesar kedua setelah Jawa Barat dalam merealisasikan FLPP, yaitu lebih dari 19.000 unit rumah.
Dirinya juga menyampaikan pencapaian penyaluran FLPP secara nasional yang per hari ini mencapai 219.111 unit rumah.
“Secara year on year , per saat ini menunjukkan peningkatan sebesar 18,6%,” terang Heru.
Baca Juga: Balai P3KP Nusa Tenggara Saya Siapkan Zona Integritas untuk Program 3 Juta Rumah
Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa adanya peningkatan alokasi kuota FLPP menjadi 350.000 unit pada tahun ini merupakan bentuk komitmen Peresiden atas kepedulian pemerintah di bidang perumahan.
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari yang turut hadir dalam kesempatan ini mengucapkan selamat kepada penerima kunci rumah FLPP. Lebih lanjut disampaikan oleh Qodari hal ini menjadi salah satu bukti dukungan Presiden atas perumahan sangat besar.
“Terima kasih juga kepada BP Tapera yang telah membantu warga mewujudkan mimpi memiliki perumahan melalui FLPP,” ujar Qodari.
Lebih lanjut Muhammad Qodari juga menyampaikan bahwa Kementerian PKP saat ini telah membangun ekosistem perumahan yang sangat lengkap.
“Menteri PKP sangat perhatian terhadap kualitas bangunan, maka waspadalah bagi para pengembang yang bermasalah,” terang Qodari lebih lanjut.
Baca Juga: Sukses Gelar Akad Massal KPR FLPP Terbesar, BP Tapera Diganjar Rekor MURI
Pada kesempatan berikutnya, Menteri PKP langsung mengajak masyarakat penghuni perumahan, pemangku kepentingan berupa bank dan pengembang, serta balai Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk berdiskusi langsung.
Dirinya menyampaikan melalui diskusi dua arah seperti ini, maka membuka akses lebih besar agar pemerintah dapat mendengar langsung suara dari masyarakat. Selain itu rombongan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi langsung rumah subsidi serta berdialog langsung dengan penghuninya.
“Saya minta semuanya bekerja sesuai target, sehingga kita dapat bekerja sesuai harapan rakyat seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden,” pungkas Maruarar Sirait. (zh1).

