NEWS

500 Pelaku Usaha Hadiri Sosialisasi Penguatan Ekosistem Perumahan

Ekosistem Perumahan

Dalam sosialisasi penguatan ekosistem perumahan itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan fitur utama Program Rumah Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yaitu DP mulai 1%, suku bunga 5% flat, tenor hingga 20 tahun, asuransi jiwa, serta Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp 4 juta.

BSD CITY, WWW.INDONESIAHOUSING.ID –  BP Tapera berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri di Q Big BSD, Tangerang Selatan, Kamis (20/11). Acara ini dihadiri lebih dari 500 pelaku usaha dari sektor perumahan, baik dari sisi supply maupun demand.

Dalam paparannya, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan fitur utama Program Rumah Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yaitu down payment (DP) mulai 1%, suku bunga 5% flat, tenor hingga 20 tahun, asuransi jiwa, serta Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp 4 juta.

Baca Juga: BP Tapera: Target 350 Ribu Unit Masih Sangat Mungkin Tercapai

Heru juga menyampaikan batasan penghasilan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah Tangerang (zona 4), yakni maksimal Rp 12 juta untuk individu belum menikah dan Rp 14 juta untuk yang telah menikah.

Lebih dari itu, berbagai insentif juga diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat di sektor perumahan rakyat. Dalam hal ini pemerintah juga turut memberikan berbagai kemudahan, mulai dari pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses rumah pertama.

Baca Juga: Kejar Target 350 Ribu Unit Rumah, BP Tapera Siapkan Langkah Strategis

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menyampaikan bahwa Bank Mandiri siap mendukung penuh penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan serta mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (qq-2).

Redaksi@indonesiahousing.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *