Peran kontraktor Indonesia dalam pembangunan IKN Nusantara sangat penting. Karena itu pemerintah berharap para kontraktor Indonesia ke depan bisa bersaing dan membangun kontruksi yang handal bagi bangsa Indonesia. (Foto: Dokumen PUPR)
INDONESIAHOUSING.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menyatakan peran para kontraktor Indonesia dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sangat penting. Berbagai konstruksi bangunan baik gedung kementerian/ lembaga serta hunian yang dibangun oleh para kontraktor diharapkan dapat menjadi kebanggaan bangsa Indonesai sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Baca Juga: Pembangunan 47 Tower Rusun ASN dan Hankam di IKN Segera Dimulai
“Peran kontraktor Indonesia dalam pembangunan IKN Nusantara sangat penting. Kami harap para kontraktor Indonesia ke depan bisa bersaing dan membangun kontruksi yang handal bagi bangsa Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat menghadiri Peringatan 50 Tahun Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) di Jakarta, Senin (2/10/2023) malam.
Pada kesempatan itu, Iwan juga berharap AKI yang memasuki usia emas 50 tahun bisa lebih meningkatkan kompetensi para angggotanya sekaligus mendorong pembangunan gedung hijau. Selain itu, para kontraktor juga perlu menjaga kualitas kontruksi dan membuka lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Kementerian PUPR Salurkan PSU untuk 825 Rumah Subsidi di Kalsel
Ketua Umum AKI, Joko Sarmono menyatakan, pihaknya berterimakasih atas dukungan dan kepercayaan Kementerian PUPR dalam mengembangkan iklim konstruksi Indonesia. Saat ini, AKI telah tumbuh menjadi asosiasi yang turut berperan aktif dalam pertumbuhan jasa konstruksi di Indonesia dan akan terus berperan dalam merealisasikan RPJMN 2025-2045 dengan terarah dan terukur.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR yang memberikan kepercayaan kontraktor Indonesia dalam pembangunan IKN dan berbagai proyek kontruksi di Indonesoa. Kami juga minta petunjuk dan arahan dari Menteri PUPR agar kedepannya dapat memiliki peran yang lebih besar dan bermanfaat bagi Indonesia,” katanya.
Sebagai informasi, AKI merupakan asosiasi kontraktor besar di Indonesia dengan jumlah anggota sebanyak 154 orang. AKI turut berkontribusi besar dalam meningkatkan daya saing Indonesia di dunia.
Baca Juga: Pacu Investasi Properti, REI Investment Center Diluncurkan
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa salah satu tantangan dari para kontraktor Indonesia ke depannya adalah kualitas. Oleh karena itu, dalam kunjungan kerjanya sebagai Chief de Mission (CdM) Asian Games ke-19 di Tiongkok mendatang, juga akan mengajak para kontraktor dan project manajer di IKN untuk melihat kualitas hasil pekerjaan dan mempelajari metodologi konstruksi di Tiongkok.
Baca Juga: Indonesia Ajak Investor Korea Garap IKN Nusantara
“AKI juga perlu menimba ilmu dan pengalaman kerja sektor konstruksi dari negara maju, antara lain Tiongkok, untuk meningkatkan kualitas konstruksi di Indonesia. Hanya dengan terus belajar dan bekerja lebih baik, kita dapat memenuhi aspek-aspek pembangunan infrastruktur kedepannya, yaitu aspek peningkatan kualitas, estetika dan keberlanjutan lingkungan,” harap Menteri Basuki. (zh1).


27 Comments