Argo Manunggal Group resmi memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui penandatanganan kerja sama strategis dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop berkapasitas 4,463 kWp. Langkah besar ini mencakup pemasangan sistem tenaga surya di empat fasilitas industri tekstil utama—Argo Pantes, Timatex, Damatex, dan Kamaltex—sebagai upaya nyata perusahaan dalam menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi menuju target net zero emission Indonesia.
TANGERANG, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Argo Manunggal Group resmi menandatangani kerja sama strategis dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU) untuk pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) rooftop berkapasitas 4,463 kWp yang akan dipasang di empat fasilitas industri tekstil milik grup tersebut.
Penandatanganan kerja sama (signing ceremony) ini menjadi langkah konkret Argo Manunggal Group dalam mempercepat transisi menuju energi bersih sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan industri nasional.
Managing Director Argo Manunggal Group, Johny Tjongiran, mengatakan bahwa peralihan ke energi terbarukan merupakan strategi penting perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan energi yang efisien dan ramah lingkungan.
“Transisi menuju energi terbarukan adalah langkah strategis kami untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjawab tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih berkelanjutan, khususnya di sektor tekstil yang memiliki intensitas energi tinggi,” ujarnya.
Baca Juga: Hemat Energi 30%, Colliers dan HIJAU Berkolaborasi Dorong Efisiensi Gedung
Proyek ini akan mencakup pemasangan sistem PLTS di empat lokasi, yakni Argo Pantes, Timatex, Damatex, dan Kamaltex, dengan total kapasitas terpasang sebesar 4,463 kWp. Proyek ini ditargetkan mencapai Commercial Operation Date (COD) pada Agustus 2026.
Dari sisi lingkungan, proyek ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 110.201 ton CO2, atau setara dengan penanaman sekitar 293.869 pohon dalam periode kontrak. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam roadmap keberlanjutan Argo Manunggal Group.
“Kontribusi ini merupakan milestone penting dalam perjalanan sustainability kami. Ini mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menurunkan jejak karbon secara bertahap dan terukur,” tambah Johny.
Sementara itu, Direktur Utama PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU), Victor Samuel, menjelaskan bahwa pihaknya menghadirkan solusi menyeluruh mulai dari perencanaan hingga monitoring sistem untuk memastikan kinerja optimal proyek.
“Kami memastikan instalasi Rooftop Solar PV berjalan aman dan andal dengan standar keselamatan tinggi serta penggunaan material berkualitas, seperti struktur Hot Dip Galvanized (HDG) yang tahan korosi. Selain itu, sistem dilengkapi monitoring real-time untuk menjaga performa jangka panjang,” jelasnya.
Baca Juga: Komitmen terhadap Efisiensi Energi dan Keberlanjutan, Niro Granite Raih Sertifikasi ISO 50001
Victor menambahkan, untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, HIJAU telah menyiapkan tim khusus di masing-masing lokasi agar proses konstruksi dapat berjalan paralel. Seluruh material utama, termasuk modul PV dan inverter, juga telah dipersiapkan sejak awal guna meminimalkan potensi keterlambatan.
Pemilihan HIJAU sebagai mitra didasarkan pada rekam jejak perusahaan dalam pengembangan proyek energi terbarukan serta pendekatan komprehensif yang mencakup seluruh tahapan proyek.
Melalui proyek ini, Argo Manunggal Group tidak hanya menekan ketergantungan pada energi konvensional, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya listrik serta menciptakan stabilitas energi jangka panjang bagi operasional perusahaan.
Lebih lanjut, Argo Manunggal Group menilai industri tekstil memiliki peran strategis dalam mendukung agenda keberlanjutan dan target net zero emission Indonesia. Transformasi menuju industri hijau dinilai perlu didorong melalui kolaborasi, inovasi teknologi, dan investasi pada energi bersih. (ZH-1).

