seremoni

GLP Tunjuk Adhicon Bangun Apartemen Adhigrya Pangestu

pangestuJakarta –-IH:  PT Graha Loka Pangestu (GLP) resmi menunjuk PT Adhicon Perkasa sebagai main contractor pembangunan proyek Female Apartment Adhigrya Pangestu di Depok, Jawa Barat. Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pengembang untuk menyelesaikan konstruksi dan serah terima unit kepada konsumen sesuai target pada 2018.
Penandatanganan kontrak pembangunan antara kedua belah pihak dilakukan Direktur PT Graha Loka Pangestu, Joko Hadi Winarso dan Direktur PT Adhicon Perkasa, M.Kurniawan, di Depok, Kamis (8/9).
I Wayan Ekadiana, Direktur Proyek PT Graha Loka Pangestu mengatakan, pihaknya menunjuk PT Adhicon Perkasa sebagai mitra strategis pembangunan proyek Apartemen Adhigrya Pangestu dengan beberapa alasan. Diantaranya, Adhicon merupakan perusahaan konstruksi yang sudah teruji pengalamannya dalam membangun banyak gedung bertingkat (high rise building) di seluruh Indonesia termasuk apartemen menengah dan menengah atas.
“Kami menggandeng Adhicon dengan pertimbangan bahwa Adhicon merupakan kontraktor nasional yang memiliki pengalaman mengerjakan berbagai proyek besar. Karena itu, kami yakin proyek apartemen ini akan selesai dengan kualitas spesifikasi yang sesuai kami inginkan dan rampung tepat waktu,” ujar Wayan kepada Wartawan usai penandatanganan MoU kerjasama.
Apartemen Adhigrya Pangestu merupakan hunian  khusus bagi wanita yang dikembangkan oleh GLP di atas lahan seluas 2.112 meter persegi, dengan tinggi 24 lantai yang akan merangkum 551 unit apartemen..
” Target pasar kami 80 persen investor dan 20 persen end user. Dari hasil riset kami, kebutuhan akan hunian nyaman bagi perempuan ini sangat tinggi, apalagi Depok selama dikenal sebagai kota dengan memiliki banyak kampus ternama dengan jumlah mahasiswi yang sangat besar ” terang Wayan.
Muhamad Gafani, Direktur Komersial Female Apartment-Adhigrya Pangestu mengatakan,  respon masyarakat terhadap apartemen ini sangat mengembirakan. “Unit apartemen yang didominasi tipe studio ini kami pasarkan mulai dari Rp 500 juta dengan potensi sewa mencapai Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta per bulannya. Hingga saat ini sudah terjual 40 persen,” imbuhnya. ZH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *