PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang selama ini dikenal kuat dalam mendukung proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol dan konstruksi besar lainnya, kini mulai mengalihkan fokus strategisnya untuk lebih dalam merambah sektor perumahan nasional. (Foto: Ilustrasi/Istimewa).
JAKARTA, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN), khususnya program pembangunan 3 juta rumah yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
Komisaris Independen WSBP, Indra Utama, menyampaikan bahwa komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi mitra terpercaya dalam industri beton terintegrasi, konstruksi, dan modular di Indonesia. Menurutnya, kebijakan besar pemerintah di sektor perumahan adalah peluang emas bagi perusahaan.

“Keseriusan pemerintah dalam membangun 3 juta rumah menjadi momentum WSBP dalam mengembangkan produk beton precast,” ujar Indra Utama di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Ekspansi ke Sektor Perumahan
Selama ini, WSBP dikenal kuat dalam mendukung proyek infrastruktur pemerintah seperti jalan tol dan konstruksi besar lainnya. Namun, saat ini perusahaan mulai mengalihkan fokus strategisnya untuk lebih dalam merambah sektor perumahan nasional.
Baca Juga: Kontruksi Modular Jadi Solusi, Industri Properti Ramai-Ramai Dukung Program 3 Juta Rumah
Jebolan Teknik Sipil Universitas Pancasila ini memasang target yang cukup ambisius dalam mendukung pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini. “Dari 3 juta rumah yang akan disiapkan pemerintah setiap tahunnya, harusnya 1 juta diantaranya bisa dibangun dengan menggunakan produk WSBP,” imbuh Indra.
Penggunaan teknologi beton pracetak (precast) dinilai menjadi kunci utama dalam mengejar target pembangunan hunian massal yang efisien, cepat namun tetap berkualitas tinggi. Indra menekankan bahwa membangun rumah bukan sekadar mengejar kecepatan, tetapi juga tentang ketahanan jangka panjang.
“Dengan teknologi precast, setiap hunian dirancang lebih presisi, kokoh, tahan lama, serta ramah lingkungan. Hasilnya, rumah siap ditempati dalam waktu yang lebih singkat dengan kualitas terbaik untuk memastikan kenyamanan jangka panjang bagi masyarakat,” terangnya.
Baca Juga: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kebangkitan Industri Properti
Lebih lanjut Indra menjelaskan, tak hanya mengandalkan teknologi, WSBP juga memahami pentingnya aspek estetika dan budaya dalam sebuah hunian. Dalam beberapa bulan terakhir, WSBP gencar melakukan inovasi agar produknya lebih mudah diterima oleh pasar perumahan, baik untuk segmen subsidi maupun komersial.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menyesuaikan desain dan produk dengan kearifan lokal di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini dilakukan agar teknologi modern tetap selaras dengan kebutuhan dan selera masyarakat setempat.
Upaya WSBP ini mulai membuahkan hasil. Saat ini, perusahaan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pengembang perumahan, baik rumah subsidi maupun rumah tapak komersial. “Sudah ada beberapa pengembang yang tertarik menggunakan produk WSBP,” ungkap Indra.
Baca Juga: JMN Dorong Program 3 Juta Rumah melalui Seminar Nasional dan IMHA 2025
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi modular dan precast di industri properti tanah air.
Dengan kombinasi efisiensi biaya, kecepatan konstruksi, dan kualitas material yang teruji, WSBP optimistis dapat menjadi tulang punggung dalam mewujudkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia di masa pemerintahan Prabowo-Gibran. (zh1).

