Unit rumah di Seion Tangerang, yang merupakan hasil kolaborasi untuk kedua kalinya dari MAS Group dan Fujiken tersebut, dibanderol mulai Rp900 juta-an, dan mulai dipasarkan pada Mei 2025 mendatang. (Foto: Groundberaking Ceremony Seion Tangerang)
TANGERANG, www.indonesiahousing.id – MELANJUTKAN kesuksesan pengembangan hunian dengan konsep ala Jepang di kawasan Serang, Banten, Perusahaan Pengembang properti terkemuka Mega Agung Sembada (MAS Group) dan pengembang asal Jepang, Fujiken Co Ltd, kembali memperkenalkan proyek teranyar mereka dengan konsep yang mirip, yaitu Perumahan ‘Seion Tangerang’ di kawasan Kota Sutera Tangerang Utara.
Hunian yang membidik segmen kelas menegah atas ini akan dikembangkan di atas lahan seluas 5,5 hektar yang akan merangkum sekitar 380 unit rumah cantik tiga lantai. Rencananya unit rumah di Seion Tangerang, yang merupakan hasil kolaborasi untuk kedua kalinya dari MAS Group dan Fujiken tersebut akan dibanderol mulai Rp900 juta-an, dan mulai dipasarkan pada Mei 2025 mendatang.
Baca Juga: Rumah Mewah Rp21 Miliar di Klaster Trésor BSD City Laris Manis
Suwandi Tio, Direktur Utama PT Mas Fujiken Indonesia (pengembang Seion Tangerang) menjelaskan, kerjasama MAS Group dengan Fujiken ini untuk yang kedua kalinya. Sinergi untuk pengembangan Seion ini mengusung bukan hanya sekedar rumah tinggal tapi juga mengedepankan kualitas hidup, dengan konsep hunian Jepang yang simple living, quality dan sutainability.
“Melihat potensi kawasan Tangerang, khususnya di Tangerang Utara ini, kami kembali sepakat untuk kembali bekerjasama dalam membangun hunian smart home bergaya Jepang, di Tangerang Utara ini,” ungkap Suwandi Tio, di sela acara groundberaking Ceremony Seion Tangerang, Kamis (15/8/2024).
Dalam pengembangan Seion Tangerang ini menurut Suwandi Tio, pihaknya juga menggandeng konsultan perencanaan dan arsitek ternama yakni Townland. “Sementara untuk tipe rumah yang akan dikembangkan mulai dari tipe 110m2, tipe 125m2, dan tipe 150m2. Menariknya, setiap unit rumah dibangun tersebut akan menerapkan konsep smart home, dan green,” ucap Suwandi Tio.
Suwandi Tio juga menambahkan, dengan persaingan pasar yang kompetitif di sekitar proyeknya, Seion Tangerang menawarkan produk berbeda dengan konsep rumah tiga lantai. “Kami melihat untuk konsep rumah tiga lantai di Tangerang Utara belum ada, dan Seion Tangerang dikembangkan untuk menjawab peluang tersebut dengan memberikan sesuatu yang berbeda dengan harga yang tetap terjangkau,” imbuhnya.
Hisashi Maki, President Director Fujiken Co Ltd mengatakan, potensi pasar properti khususnya landed house sangat prospektif. Hal ini mengingat kebutuhan rumah di Indonesia saat ini sangat besar. Apalagi Indonesia yang secara geografis cukup luas dan posisinya sebagai negara berkembang, membuat potensi di sektor properti masih terbuka lebar.
Baca Juga: Dear Gen Z, Ada Tawaran Hunian ala Korea di Areum Parc Bogor nih!
“Kami puas berkerjasama dengan MAS Group di proyek Seion Serang. Dan kami memiliki kesamaan visi dan konsep produk dengan MAS Group yang menjadi dasar keyakinan kami untuk bekerjasama kembali dengan mengembangkan Seion Tangerang,” ucapnya.
Ditunjang Kemudahan Aksesibilitas
Masifnya pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terkahir ini, membuat akses ke kawasan Seion Tangerang juga semakin mudah. Seion Tangerang yang merupakan bagian dari Kota Sutera tersebut, lokasinya hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Pintu Tol Rajeg yang merupakan bagian dari Ruas Tol PIK 2, yang terkoneksi dengan Bandara Soekarno – Hatta yang dipyeksikan akan beroperasi dalam waktu dekat.
Baca Juga : Tol Cimanggis- Cibitung Beroperasi Penuh, Metland Transyogi Makin Memikat Jadi Tempat Tinggal
Ruastol ini merupakan bagian dari jalan tol Kamal – Teluknaga – Rajeg yang panjangnya mencapai 38,6 kilometer. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol ini akan selesai pada 2026 mendatang.
Dengan demikian, pembangunan ruas tol yang menghubungkan beberapa kawasan di Banten, khususnya Tangerang Utara akan membuat kawasan ini semakin mudah diakses. Dan tentunya akan meningkatkan pertumbuhan bisnis hunian atau perumahan di kawasan tersebut. (Zh1).

