Jakarta, IH—Saat ini, pasar kondominium di Jakarta, bisa dikatakan sudah di titik terendah. Itu terjadi di kuartal ketiga tahun 2016. Sebelumnya, sepanjang tahun 2015, fase sentiment weakening terjadi karena perlemahan nilai tukar Rupiah, perlambatan ekonomi makro, dan perpajakan.
“Dan mengacu ke sebuah jam siklus properti, pasar tersebut lantas bergerak naik,” kata Head of Research JLL Indonesia, James Taylor, di Jakarta hari ini.
Taylor mengatakan, setelah ada di dasar, pasar kondominium lantas bergerak ke fase sentiment improvement. Kemudian, fase berikutnya adalah growth slowing.
Dalam fase sentiment improvement, sejumlah faktor harus ada untuk masuk ke fase selanjutnya. Itu adalah perbaikan regulasi terkait pajak.
“Fase growth slowing itu kami perkirakan hadir dalam 12 bulan ke depan,” Taylor berkata.
Saat ini, walau di dasar, bisa dikatakan bahwa pasar kondominium masih menunjukkan tren yang cenderung stabil. Indikasi hal itu adalah pertumbuhan harga yang terbilang stagnan.
Pasokan kondominium Jakarta saat ini di kisaran 119.000 unit. “Adapun ke depan, ada pasokan baru sebanyak 68.000 unit,” kata Taylor lagi.
Sumber Ilustrasi Apartemen Four Seasons Jakarta: Pinimg.com
berita properti
Pasar Kondominium Sudah di Dasar, Lantas Naik
- by admin
- 05/10/2016
- 9 Comments
- Less than a minute
- 10 years ago

9 Comments