Bethsaida Hospital Serang dibangun di atas lahan seluas 9.165 m2 dengan luas bangunan 16.392 m2 yang terdiri dari 9 lantai, dengan desain gedung yang modern dan nyaman. (foto:ih).
INDONESIAHOUSING.ID, Tangerang— Bethsaida Hospital yang telah beroperasi sejak 12 Desember 2012 di Gading Serpong, Tangerang kini memperluas jaringan layanan kesehatannya dengan pembukaan hospital kedua di lokasi strategis dekat pintu tol Cilegon Timur. Hospital baru ini berlokasi tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.
Setelah melaksanakan groundbreaking ceremony pada tanggal 22 Februari 2022 lalu, Bethsaida Hospital Serang menggelar “Topping Off Ceremony” yaitu tahap penutupan atap atau struktur utama pada hari Jum’at, 19 Mei 2023. Acara tersebut dihadiri oleh: M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Enterprise; Norman Daulay, Direktur Paramount Enterprise; dan Dr. Soeprajitno, Sp.B, Direktur Bethsaida Hospital. Bethsaida Hospital Serang dijadwalkan akan beroperasi pada kuartal pertama 2024 mendatang.
Baca Juga: Bangun Maggiore Business Loft, Paramount Land Gandeng Total Bangun Persada
Bethsaida Hospital Serang dibangun di atas lahan seluas 9.165 m2 dengan luas bangunan 16.392 m2 yang terdiri dari 9 lantai. Dengan desain gedung yang modern dan nyaman, Hospital anyar di Serang ini akan menawarkan 124 tempat tidur, serta dilengkapi dengan peralatan medis canggih dan lengkap, seperti USG 4 Dimensi, CT Scan 128 Slice, dan Laboratorium Kateterisasi, untuk memberikan diagnosis yang akurat. Beberapa Center of Excellence atau Pusat Layanan Unggulan Bethsaida Hospital Serang, meliputi: Medical Rehabilitation Center, Heart Center, Trauma Center, Mom & Children Center, dan Medical Check-Up Center. Selain itu, Bethsaida Hospital Serang juga berperan dalam mendukung program pemerintah dengan menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan yang berkualitas kepada pasien BPJS Kesehatan terutama untuk masyarakat daerah Serang, Banten dan sekitarnya.
Dr. Soeprajitno, Sp.B, Direktur Bethsaida Hospital menjelaskan, sesuai dengan motto ‘Hospital with Heart’, pihaknya akan selalu melayani masyarakat dan pasien dengan sepenuh hati sesuai dengan visi dan misi untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mitra kerja, dokter, dan pasien atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan, Sehingga kami dapat mengembangkan sayap dan memberikan pelayanan kesehatan dengan jangkauan yang lebih luas,” ujarnya.
Norman Daulay, Direktur Paramount Enterprise mengungkapkan, pembangunan Bethsaida Hospital Serang telah dimulai sejak Februari 2022 di mana PT. Totalindo Eka Persada, Tbk ditunjuk sebagai sebagai kontraktor utama dalam proyek ini. Untuk memastikan kualitas pembangunannya, proyek ini juga diawasi oleh konsultan PT. Wiratman Cipta Manggala.
“Pembangunan rumah sakit ini diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Kami yakin Bethsaida Hospital Serang, dengan bangunan 9 lantai dan kapasitas 124 tempat tidur serta didukung tenaga medis dan tim petugas pemberi layanan yang kami persiapkan, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Serang, Banten, dan sekitarnya akan layanan kesehatan yang berkualitas,” ucap Norman Daulay.
Baca Juga: Akan ada Community Club di Paramount Petals, Target Rampung Akhir 2024
Sementara itu, M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Enterprise pada kesempatan yang sama menjelaskan, selama satu dekade, Bethsaida Hospital telah beroperasi dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Gading Serpong, Tangerang, dan Banten. Dalam perjalanan tersebut, hospital ini telah mencapai banyak prestasi dalam upaya memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan diri guna menyediakan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyarakat. Kehadiran Bethsaida Hospital Serang merupakan bentuk dukungan dari sektor swasta kepada pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan modern dan berkualitas. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Serang, Banten dan sekitarnya dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan, karena segala fasilitas, tenaga kesehatan, dan layanan telah tersedia,” terang Nawawi. (ara-3).

