kawasan NEWS

Greater Jakarta Makin Dilirik sebagai Ekosistem Industri Berbasis Teknologi

Greater Jakarta industri Teknologi

Greater Jakarta dinilai semakin menarik sebagai destinasi investasi industri berbasis teknologi. Perkembangan kawasan industri di wilayah ini tidak lagi hanya ditopang sektor padat karya, tetapi mulai diperkuat oleh pertumbuhan data center dan industri terkait kendaraan listrik (EV) yang merambah koridor Timur hingga Barat. (Foto: kawasan industri/Istimewa).

JAKARTA, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Kawasan industri di wilayah Greater Jakarta dinilai semakin berkembang menjadi ekosistem industri yang tidak hanya mengandalkan sektor padat karya, tetapi juga mulai kuat menarik investasi berbasis teknologi.

Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip, mengatakan perkembangan tersebut terlihat dari meningkatnya serapan lahan untuk industri strategis seperti data center dan sektor yang berkaitan dengan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Menurut Willson, Greater Jakarta memiliki sejumlah submarket industri yang membentuk aglomerasi kawasan dan menjadi salah satu lokasi potensial untuk pengembangan berbagai jenis industri.

“Submarket industri yang ada di wilayah Greater Jakarta merupakan aglomerasi kawasan yang prima untuk pengembangan industri, tidak hanya berbasis padat karya, tetapi juga padat teknologi,” ujar Willson.

Baca Juga: GIIC Deltamas Perluas Daur Ulang Air, Dorong Industri Hijau di Jawa Barat

Perkembangan industri berbasis teknologi tersebut tidak hanya terkonsentrasi di koridor Timur Greater Jakarta. Menurut dia, aktivitas industri seperti data center dan sektor terkait EV juga mulai merambah koridor Barat.

Perluasan tersebut menunjukkan adanya perubahan karakter kawasan industri Greater Jakarta. Jika sebelumnya aktivitas manufaktur lebih banyak diasosiasikan dengan industri padat karya, kini kawasan tersebut semakin beragam dengan hadirnya industri yang membutuhkan dukungan infrastruktur, teknologi, serta konektivitas yang memadai.

Willson menilai perkembangan di sejumlah koridor tersebut berpotensi memperkuat daya saing Greater Jakarta di tengah persaingan memperebutkan investasi industri, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan semakin beragamnya pusat-pusat kegiatan industri, Greater Jakarta dinilai memiliki peluang untuk berkembang menjadi multi-nodal industrial ecosystem, yakni ekosistem industri yang tidak lagi bertumpu pada satu kawasan utama, melainkan tersebar di sejumlah simpul industri yang saling terhubung.

Baca Juga: Iklim Investasi dan Insentif Tumbuhkan Industri Data Center

“Dengan ini, daya kompetisi Greater Jakarta diharapkan semakin mature sebagai multi nodal industrial ecosystem yang dapat menjadi alternatif pilihan lokasi investasi, baik bagi investor regional maupun global,” kata Willson.

Tren tersebut sekaligus menunjukkan bahwa daya tarik kawasan industri Greater Jakarta semakin bergeser ke arah yang lebih beragam. Selain menawarkan basis manufaktur yang telah berkembang, kawasan ini mulai memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi untuk industri teknologi dan sektor-sektor baru yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.

Kehadiran data center dan industri terkait EV menjadi salah satu indikator penting dari transformasi tersebut. Jika terus didukung dengan infrastruktur, konektivitas, serta ekosistem industri yang terintegrasi, Greater Jakarta berpeluang semakin kokoh sebagai salah satu pusat industri dan investasi strategis di Indonesia. (EQA-9).

Redaksi@indonesiahousing.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *