PT TCP Internusa menghadirkan Edenhaus Serpong sebagai hunian baru dengan konsep garden home resort yang memadukan rumah compact, ruang terbuka hijau, dan fasilitas kawasan. Berada di kawasan Serpong, proyek senilai Rp240 miliar ini menawarkan 113 unit rumah dengan harga mulai Rp1,2 miliar, menyasar keluarga muda yang menginginkan hunian nyaman di tengah kawasan kota mandiri yang telah berkembang.
SERPONG, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Konsep hunian dengan suasana resor dan ruang hijau kini tidak hanya menyasar segmen premium. PT TCP Internusa menghadirkan Edenhaus Serpong, proyek hunian terbaru dalam seri Edenhaus yang menawarkan konsep garden home resort dengan harga mulai Rp1,2 miliar.
Proyek ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan Edenhaus Simatupang yang sebelumnya terjual habis dan mencatat tingkat kepuasan konsumen hingga 98 persen. Jika Edenhaus Simatupang dipasarkan pada kisaran Rp6 miliar hingga Rp10 miliar, Edenhaus Serpong menyasar pasar yang lebih luas dengan harga perdana mulai Rp1,2 miliar hingga Rp2,2 miliar.
Meski hadir dengan harga yang lebih terjangkau, TCP Internusa tetap mempertahankan karakter utama seri Edenhaus sebagai hunian yang mengedepankan lingkungan hijau dan kualitas hidup. Jumlah unit pun dibuat terbatas, yakni hanya 113 rumah, untuk mempertahankan konsep boutique residence.
Konsep tersebut sebelumnya mendapat respons positif dari konsumen. Edenhaus Simatupang bahkan meraih Indonesia My Home Award 2022 untuk kategori The Best Luxury Housing with Garden Concept.

Suhartono Widjojo, Vice President Director TCP Internusa, mengungkapkan, kekuatan utama Edenhaus Serpong terletak pada konsep taman yang menjadi bagian integral dari kawasan hunian. Dari total lahan seluas 2,2 hektare, area terbangun hanya sekitar 44 persen. “Selebihnya diarahkan untuk menciptakan ruang hijau dan area komunal,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, sebanyak lima taman tematik akan tersebar di dalam klaster, dengan total sekitar 151.468 tanaman dari 35 jenis. Pengalaman tersebut dimulai sejak penghuni memasuki kawasan melalui Terra Verde, yang dilengkapi welcoming pond Vanda Exotica dengan anggrek Vanda Douglas sebagai salah satu ikon tanaman Tangerang Selatan.
Suasana hijau kemudian berlanjut melalui area Green Aesthetica, yang memanfaatkan kontur lahan berbukit untuk menghadirkan lanskap hijau. Di bagian lain kawasan, terdapat Urban Forest seluas sekitar 2.500 meter persegi yang menjadi salah satu ruang hijau utama di dalam klaster.
Baca Juga: Kawasan Barat Jakarta Dominasi Transaksi Agen Properti
Sementara itu, Parc Celebrita dirancang sebagai ruang komunal sekaligus Community House. Fasilitas ini dilengkapi kolam renang, ruang multifungsi, serta mushola untuk mendukung aktivitas penghuni.
“Kelima taman tersebut terhubung melalui jalur jogging track sepanjang 1,5 kilometer. Jalur ini dinaungi tanaman Tabebuia berwarna kuning, putih, dan merah muda yang sekaligus menciptakan lanskap warna-warni di sepanjang kawasan,” jelas Suhartono.
Rumah Compact untuk Keluarga Muda
Edenhaus Serpong dikembangkan dengan nilai investasi sekitar Rp240 miliar dan menawarkan empat tipe rumah. Setiap tipe memiliki sedikitnya tiga kamar tidur dengan desain compact house yang mengutamakan efisiensi ruang sekaligus fungsi.
Konsep tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan keluarga muda yang membutuhkan hunian praktis, tetapi tetap nyaman dan memiliki akses terhadap ruang terbuka hijau.
Menariknya, lokasi Edenhaus Serpong berada di kawasan kota mandiri Serpong yang telah berkembang dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur. Kondisi tersebut membuat penghuni tidak hanya mendapatkan rumah, tetapi juga kemudahan akses terhadap berbagai fasilitas perkotaan.
Tak mengherankan jika TCP Internusa mengusung slogan “beli rumah dapat kota” untuk proyek ini.
Baca Juga: Cari Rumah Hijau di Bekasi? Cluster Nawasena di Familia Urban jadi Solusi Hunian di Bawah Rp1 Miliar
Dengan karakter kawasan yang berbukit dan dipadukan dengan lanskap hijau, Edenhaus Serpong ditawarkan sebagai semacam oase hunian di tengah kawasan perkotaan Serpong yang terus berkembang.
Seluruh unit direncanakan dapat diselesaikan dan diserahterimakan dalam waktu sekitar 12 bulan.
Pengalaman Pengembang Sejak 1970
Edenhaus Serpong dikembangkan oleh PT TCP Internusa, pengembang yang telah berpengalaman di industri real estat dan properti sejak 1970. Perusahaan ini merupakan anggota Real Estate Indonesia (REI) No. 008/Tahun 1970 dan telah mengembangkan sejumlah proyek, antara lain Kuningan Raya di HR Rasuna Said, Tanjung Mas Raya di Tanjung Barat, Graha Internusa di HR Rasuna Said, Edenhaus Simatupang di TB Simatupang, hingga Rumida Subang di kawasan Subang Smartpolitan.
TCP Internusa merupakan bagian dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Group yang memiliki bisnis di sektor real estat dan properti, kawasan industri, konstruksi, serta perhotelan.
Melalui Edenhaus Serpong, TCP Internusa kembali membawa pendekatan yang menempatkan ruang hijau, keterbatasan jumlah unit, desain fungsional, dan akses terhadap fasilitas kota sebagai bagian dari pengalaman hunian.
Bagi keluarga muda yang mencari rumah dengan harga relatif terjangkau namun tetap menawarkan suasana hijau dan fasilitas kawasan, Edenhaus Serpong hadir dengan pendekatan berbeda: rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari lingkungan yang dirancang untuk menunjang kualitas hidup penghuninya. (ZH-1).

