berita properti

Wah…Bisnis Broker Gerak Cepat Baru di 2018?

Serpong, IH—Bisnis broker properti di Indonesia akan tumbuh lebih cepat di tahun 2018. Di tahun 2016 ini atau juga tahun 2017, pergerakannya akan biasa saja.
“Tahun 2016 ini, kalau tumbuh 10%, itu sudah bagus,” kata Ketua Kehormatan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Tirta Setiawan, di Serpong kemarin siang, dalam wawancara dengan Majalah Indonesia Housing.
Dia mengatakan, tahun 2016 dan 2017, permintaan terhadap properti berkurang sementara harganya stagnan. Sehingga, pergerakan pasar broker properti masih bisa dikatakan biasa saja.
Justru, di tahun 2015, pergerakan pasar broker masih lebih bagus. Sebab, pasar properti primer masih lebih baik. Adapun pasar properti primer tahun 2016 ini lebih turun daripada di tahun 2015.
Tidakkah program pengampunan pajak (tax amnesty) ikut mendorong pasar broker tahun 2017? Dia menjawab, pengampunan pajak pasti mendorong sektor properti termasuk bisnis broker. Akan tetapi, tidak akan terlalu signifikan.
“Tax amnesty, saya perkirakan hanya menguntungkan properti berskala besar. Orang yang punya dana besar dan ikut tax amnesty, pasti masuk ke bisnis properti dan tidak sekadar membeli, bukan?” kata Tirta yang juga dikenal sebagai motivator itu.
 
Sumber Foto Tirta Setiawan: Achmad Adhito/Indonesia Housing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *