FINANSIAL

Ini Daftar 16 Bank Penyalur Peraih Penghargaan dari BP Tapera

16 Bank Penyalur FLPP

BP Tapera memberikan Piagam Penghargaan kepada 16 Bank Penyalur dengan 9 Kategori sebagai apresiasi kepada Bank Penyalur berprestasi atas kontribusinya dalam penyaluran pembiayaan rumah FLPP.

BOGOR, WWW.INDONESIAHOUSING.ID  — Dalam rangka meningkatkan kualitas program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) gelar Kegiatan Evaluasi Kinerja Bank Penyalur Pembiayaan FLPP Periode Kuartal III (Q-3) Tahun 2025 di Bogor, Jawa Barat, pada hari Kamis, 23 Oktober 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komite Tapera, Dr. Eko D. Heripoerwanto; Direktur Operasi Pemanfaatan, BP Tapera, Muhammad Nauval Al – Ammari, Narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Arwan Hasibuan dan Desta; serta Narasumber dari Direktorat Sistem Manajemen Investasi Kementerian Keuangan, Bayu Aji. Turut hadir pula 41 Bank Penyalur dan Asosiasi Pengembang yang aktif mendukung Program FLPP.

Baca Juga: BP Tapera Paparkan Problematika SLIK kepada Menteri Keuangan

Dalam sambutannya, Muhammad Nauval Al – Ammari menjelaskan bahwa Evaluasi ini merupakan agenda strategis tahunan sesuai ketentuan dalam Peraturan BP Tapera Nomor 9 Tahun 2021 serta kesepakatan dalam kerja sama antara BP Tapera dan Bank Penyalur Pembiayaan FLPP.

“Tujuannya adalah untuk melakukan improvement, agar kualitas Program FLPP terus meningkat menjadi lebih baik,” ujar Nauval.

Ia menambahkan, saat ini tingkat keterhunian rumah FLPP telah mencapai 93 persen. Sebaran peman-tauan kondisi rumah siap huni pasca akad dan keterhunian rumah FLPP telah menjangkau lebih dari 90 Kabupaten/Kota.

“BP Tapera terus berupaya agar masyarakat memperoleh rumah FLPP yang siap huni dan bermanfaat dihuni sesuai aturan yang berlaku,” terang Nauval.

Baca Juga: BP Tapera Konsisten Menjaga Tingkat Keterhunian Rumah Subsidi

Sementara itu, Anggota Komite Tapera Eko Djoeli Heripoerwanto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara bank penyalur dan asosiasi pengembang.

“Kami berterima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin. Kita harus terus semangat, maksimalkan penyaluran Pembiayaan sesuai kuota FLPP yang tersedia dan terus tingkatkan kualitas rumah layak huni bagi MBR,” tegas Eko.

Baca Juga: BP Tapera Apresiasi Kinerja Bank Penyalur dan Asosiasi Pengembang

BP Tapera memberikan Piagam Penghargaan kepada 16 Bank Penyalur dengan 9 Kategori sebagai apresiasi kepada Bank Penyalur berprestasi atas kontribusinya dalam penyaluran pembiayaan rumah FLPP, dengan rincian sebagai berikut :

A. Kategori Bank Nasional Panyaluran Pembiayaan FLPP Terbanyak:
1. Bank Tabungan Negara.
2. Bank Tabungan Negara Unit Usaha Syariah.
3. Bank Rakyat Indonesia.
B. Kategori Bank Pembangunan Daerah Penyaluran Pembiayaan FLPP
Terbanyak:
1. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten.
2. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Syariah.
3. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung.
C. Kategori Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan FLPP Tertinggi:
1. Bank Mandiri.
2. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah.
3. Bank Syariah Indonesia.
D. Kategori Penyaluran Pembiayaan bagi Pekerja Mandiri Terbanyak (Jumlah Terbanyak) :
1. Bank Tabungan Negara.
2. Bank Tabungan Negara Unit Usaha Syariah.
E. Kategori Penyaluran Pembiayaan bagi Pekerja Mandiri Terbanyak (Persentase Terbesar) :
1. Bank Pembangunan Daerah Nagari Syariah.
2. Bank Pembangunan Daerah Nagari.
3. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan Dan Sulawesi Barat.
F. Bank Penyalur dengan Tingkat Keterhunian Tinggi (di atas 94%) dan
Jumlah Rumah Dihuni Terbanyak:
1. Bank Nasional Indonesia.
2. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Syariah.
3. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung Syariah.
G. Tingkat Keterhunian Tertinggi (100% rumah dihuni sesuai sampling):
Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara.
H. Kategori Implementasi QRC dan akuHUNI dengan Jumlah Terbanyak:
Bank Tabungan Negara Unit Usaha Syariah.
I. Kategori Bank Penyalur Pembiayaan FLPP Dengan Nilai Evaluasi Tertinggi:
Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Syariah.

Kegiatan ini juga membahas “Evaluasi Perlindungan Konsumen terkait SLIK, Pinjol, dan Pembiayaan FLPP” oleh Narasumber dari OJK, serta “Evaluasi Pengelolaan Dana FLPP dalam Konteks Investasi Pemerintah” oleh Narasumber dari Kementerian Keuangan.

BP Tapera berharap hasil dari evaluasi ini bisa efektif mendorong bertambah semakin banyak jumlah masyarakat yang mendapatkan manfaat pembiayaan rumah dari program FLPP BP Tapera. Kegiatan ini menunjukan bahwa Negara melalui BP Tapera hadir dan sangat peduli untuk terus meningkatkan layanan dan manfaat program pembiayaan rumah bagi Masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah, Perbankan, dan Asosiasi Pengembang. (QQ-2).

Redaksi@indonesiahousing.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *