
Jakarta–IH: Popularitas kawasan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, belakangan semakin menjulang seiring kian ramainya pengembang besar yang masuk ke kawasan tersebut. Salah satunya adalah PT Mandiri Nusa Graha Perkasa (MNGP), pengembang properti yang sudah berpengalaman membangun beragam proyek ini, dalam waktu dekat akan membangun Kota Baru ‘MAJAPOLITAN’ di kawasan yang memang sudah lama dirancang sebagai Kota Kekerabatan dan diproyeksikan sebagai salah satu kawasan penyangga di belahan barat kota Jakarta.
Lukman Purnomosidi, Direktur Utama PT Mandiri Nusa Graha Perkasa (MNGP), mangatakan, Proyek Kota Baru MAJAPOLITAN dikembangkan di atas lahan seluas 546 hektar dan akan dibangun dengan Konsep Hunian Berimbang, sesuai dengan konsep yang diarahkan oleh Pemerintah untuk membangun sebuah Kota Baru.
“Master plan Kota MAJAPOLITAN ini akan mengakomodir Perumahan Sederhana, Perumahan Menengah, Perumahan Menengah Atas dan Apartemen maupun Unit Komersial dengan total pembangunan sebanyak 100.000 unit yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang mencukupi untuk kebutuhan tersebut,” ujarnya.
Kota MAJAPOLITAN yang rencananya akan mulai dibangun awal tahun 2017 tersebut juga akan dilengkapi dengan sarana Komersial dalam bentuk CBD dan Sub CBD yang akan dapat melayani kegiatan bisnis di kawasan tersebut.
Hebatnya lagi, MAJAPOLITAN dirancang sebagai Kota Metropolitan dengan fasilitas modern yang ramah lingkungan. Fasilitas infrastruktur modern akan dipadu dengan sarana penghijauan, pedestrian yang lebar, ramah dengan pejalan kaki, sarana pengolahan air bersih dan kelengkapan lainnya. “Dengan rencana ini, Kota MAJAPOLITAN disiapkan mampu untuk melayani 200.000 populasi untuk kegiatan residensial, sosial, komersial maupun rekreasi,” imbuh Ketua Kehormatan DPP Real Estate Indonesia ini.
Berada di dalam kawasan yang memang sudah ditetapkan sebagai Kota Kekerabatan berdasarkan Surat Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) No. 02/KPTS/M/1998, Kota MAJAPOLITAN akan didukung dan dilengkapi dengan aksesibilitas prima.
Saat ini kota Maja dapat dicapai melalui Jalan Toll Jakarta – Merak kemudian dilanjutkan dengan akses jalan arteri yang ada. Selain itu, Jalur Transportasi KA Jakarta – Maja sudah sangat nyaman dengan Jalur ‘Double Track’ dengan kabin KA yang dilengkapi dengan AC. Bagi Pekerja di Jakarta yang tinggal di Maja dapat menempuh KA ke Jakarta sekitar 45’.
Dengan adanya terobosan dari Kementrian PUPERA yang akan membangun Jalan Akses Jakarta – Maja sepanjang 48 Km akan meningkatkan aksesibilitas Kota MAJA di masa depan.
Komitmen Mendukung Program Pemerintah
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mendorong pembangunan sejuta rumah dan penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pada pembangunan Kota Baru MAJAPOLITAN tahap pertama ini MNGP akan lebih fokus mengembangkan hunian sederhana dengan harga terjangkau.
“Dengan Pembangunan Kota Baru MAJAPOITAN sebanyak 100.000 unit rumah dan unit apartemen sederhana, kami berharap sedikit banyak bisa membantu pemerintah dalam mengatasi atau setidaknya menekan backlog perumahan yang mencapai 15 juta unit. Lebih dari itu, dengan dimulainya pembangunan Kota MAJAPOLITAN maka pemenuhan kebutuhan land bank bagi perumahan sederhana juga akan bertambah luas. Peningkatan pencadangan land bank bagi perumahan sederhana ini sangat besar artinya untuk menunjang kebutuhan rumah di Jabotabek,” papar Lukman.
Untuk itu menurut Lukman, tahap I ini pihaknya akan membangun perumahan khusus bagi Prajurit TNI dan Perumahan Pekerja sebanyak 10.000 unit. “Pembangunan Perumahan sederhana ini akan dilaksanakan dengan membangun Tipe 24-36 yang dibanderol seharga ketetapan pemerintah, sehingga konsumen dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan FLPP,” katanya.
Tidak hanya itu, bagi Prajurit TNI yang akan membeli rumah di MAJAPOLITAN, selain mendapatkan fasilitas KPR BTN juga diharapkan mendapat fasilitas bantuan dari ASABRI. Sedangkan bagi Pekerja Perusahaan diharapkan bisa mendapatkan fasilitas bantuan Uang Muka dari BPJS Ketenagakerjaan.
Kesepakatan Bersama
Upaya percepatan pembangunan kawasan Kota Baru Baru Publik Maja terus dilakukan dengan sinergi antara pemerintah dan pengembang. Hal ini tercermin dari penandatanganan kesepakatan bersama tentang “Percepatan Pembangunan Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dalam Rangka Pengembangan Kota Baru Publik Maja”, antara Kemen PUPERA, Gubernur Banten, Gubernur Jabar, Bupati Lebak, Bupati Serang, Bupati Tangerang, Bupati Bogor, Walikota Tangerang Selatan beserta 4 pengembang termasuk PT MNGP, Senin (27/6).
Sebagai pengembang dan Ketua Kehormatan REI, Lukman Purnomosidi menanggapi positif penanda tanganan kesepakatan bersama dalam percepatan pembangunan infrastruktur tersebut. “Sebelum kesepakatan bersama ini, kita kekurangan inisiatif- inisiatif baru dan lemah dalam koordinasi pengintegrasian program pembangunan. Karena itu, kesepakatan bersama ini sangat saya hargai karena merupakan inisiatif baru yang langsung dilaksanakan bersama-sama,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, dalam era Otonomi daerah seperti sekarang ini, perlu puluhan inisiatif – inisiatif baru untuk menggerakan pembangunan dan ekonomi. “Permasalahan kota Jakarta sudah minta ampun beratnya, terutama kemacetan lalu lintasnya. Penyelesaian masalah lalu lintas memang membutuhkan sistem- sistem transportasi untuk pemecahannya. Namun khusus Jakarta rasanya tidak cukup hanya solusi sistem transportasi saja, tapi membutuhkan pengembangan wilayah yang terintegrasi dengan sistem transportasi. Nah, dengan adanya pengembangan Kota Baru Maja, maka ini akan menjadi bagian dari solusi bagi Jakarta sekaligus sebagai penggerak ekonomi kawasan Maja,” pungkas peraih gelar Doctor bidang Business Administration dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur ini.
Sementara itu, Rano Karno, Gubernur Banten mengungkapkan, pemerintah daerah Provinsi Banten, siap mendukung penuh, terutama dari sisi kebijakan, seperti kemudahan perizinan dan kebijakanyang mendukung lainnya.
“Kawasan Maja memang sudah disiapkan sejak lama disiapkan, jadi kami Pemerintah Provinsi tinggal mendorong agar lebih cepat pembangunannya,” ujar Rano.
berita properti
Kota Baru MAJAPOLITAN: Kota Ramah Lingkungan dengan Fasilitas Modern
- by admin
- 10/08/2016
- 0 Comments
- 3 minutes read
- 10 years ago
