Manajemen konstruksi memegang peranan penting dalam memastikan bahwa proyek green building berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, efisiensi energi, serta ramah lingkungan.
JAKARTA, WWW.INDONESIAHOUSING.ID –Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indonesia (IABHI) bekerjasama dengan Himpunan Ahli Manajemen Konstruksi Indonesia (HAMKI) pada tanggal 27 Februari 2025 lalu, menggelar Serial Webinar “Peran Manajemen Konstruksi dalam Keberhasilan Green Building”. Acara yang didukung oleh Universitas Trisakti dan disponsori oleh PT. Bukaka Inti Aircon tersebut, merupakan merupakan kolaborasi antara IABHI dan HAMKI yang bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana manajemen konstruksi yang efektif dapat mendukung keberhasilan pembangunan green building.
Baca Juga: Berikan Nilai Tambah, Pemerintah Dorong Perumahan Bersubsidi Miliki Sertifikat Bangunan Hijau
Yodi Danusastro, Ketua Umum Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indonesia (IABHI), mengungkapkan, Manajemen konstruksi memegang peranan penting dalam memastikan bahwa proyek green building berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, efisiensi energi, serta ramah lingkungan.
“Narasumber dalam webinar ini merupakan ahli manajemen konstruksi yang memiliki pengalaman dalam proyek green building dan dapat berbagi pemahaman tentang pentingnya perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam proyek ramah lingkungan, selain itu dalam acara ini akan ada sharing dari praktisi green building yang terlibat langsung dalam proyek green building dan memiliki pemahaman tentang proses sertifikasi, serta penerapan teknologi yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Baca Juga: Kepedulian ESG Meningkat, Pasar Gedung Perkantoran Hijau Tumbuh Stabil di CBD Jakarta
Lebih lanjut Yodi menjelaskan, animo peserta untuk mengikuti webinar ini dinilai cukup baik secara kuantitas maupun kualitas. Pelatihan dihadiri kurang lebih 150 peserta dengan latar belakang kelilmuan yang beragam. Keberagaman latar belakang keilmuan merupakan hal yang sangat diperlukan dalam proses desain yang terintegrasi.
“Selain dapat mengkampanyekan pentingnya berbangun hijau dan sehat dalam suatu lingkungan binaan, pelatihan ini juga dapat memperdalam pemahaman bahwa perwujudan bangunan sehat dan ramah lingkungan dibutuhkan pendekatan yang terintegrasi. Tentunya bebagai asosiasi profesi, IABHI berkomitmen akan terus melanjutkan program-program yang mendukung perwujudan lingkungan binaan yang berkelanjutan dan sehat,” terangnya.
Baca Juga: Jakarta Premium Outlets Tawarkan Pengalaman Belanja Eksklusif dari 150 Brand Ternama
Sejalan dengan itu, sub-topik pembahasan pada webinar ini membahas tentang Manajemen Risiko dalam Proyek Green Building, tantangan utama dalam konstruksi bangunan hijau dan Solusi, mitigasi risiko dalam penerapan teknologi hijau, Studi Kasus Keberhasilan Proyek Green Building, Analisis proyek hijau yang berhasil melalui manajemen konstruksi dan Pembelajaran dari proyek yang mengalami kendala dalam implementasi.
Sekadar informasi, Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indonesia (IABHI) sendiri merupakan asosiasi profesi yang dibentuk untuk menjadi wadah komunikasi, konsultasi, koordinasi, pembinaan dan pemersatu antar para ahli/profesional Bangunan Hijau di Indonesia.
Baca Juga: Wisma BCA Foresta Raih Sertifikat Green Mark Super Low Energy Building Pertama di Indonesia
Saat ini anggota IABHI berjumlah 390 yang tersebar secara nasional. Peran IABHI adalah meningkatkan dan mengembangkan mutu keahlian bangunan hijau; membangun kerjasama dengan pihak lain yang terkait demi untuk menjunjung profesionalisme para ahli bangunan hijau dalam berkarya. Diharapkan jasa para ahli bangunan hijau di Indonesia memiliki kinerja yang tepat guna bagi masyarakat maupun lingkungan. (zh1).

