DAERAH HEADLINE

Murino Beat Run 2026 Bikin Canggu Makin Hidup, Proyek Properti Ini Laris 70%

Murino beat run

Pengembangan properti di Bali kini semakin mengarah pada konsep hunian yang memadukan kenyamanan, gaya hidup sehat, dan pengalaman hospitality. Tren tersebut ditangkap Murino Group melalui penyelenggaraan Murino Beat Run 2026 di Canggu, Badung, Bali, yang diikuti sekitar 250 peserta. Di tengah upaya membangun ekosistem komunitas dan wellness living, salah satu proyek andalannya, The Ease Canggu, juga mencatat respons positif pasar dengan tingkat penjualan mencapai 70%.

BADUNG, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Pengembangan bisnis properti di Bali kini tak hanya mengandalkan lokasi strategis dan desain bangunan. Pengalaman tinggal, gaya hidup sehat, hingga aktivitas komunitas mulai menjadi daya tarik baru bagi investor maupun pembeli properti. Tren tersebut turut ditangkap Murino Group melalui pengembangan konsep wellness living yang dipadukan dengan bisnis properti dan hospitality.

Salah satu upaya memperkenalkan konsep tersebut diwujudkan melalui Murino Beat Run 2026 yang digelar pada Minggu (25/10/2026) di kawasan Canggu, Badung, Bali. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang menempuh rute lari sejauh 8 kilometer, mulai dari kawasan Berawa hingga Batu Mejan.

Berbeda dari kegiatan lari pada umumnya, Murino Beat Run 2026 mengusung konsep perpaduan olahraga dan musik. Para peserta berlari menggunakan wireless headphones yang terhubung dengan iringan musik dan DJ, sehingga menghadirkan pengalaman olahraga yang lebih interaktif dan menghibur.

Acara ini juga melibatkan komunitas RIOT dan Pelari Hore sebagai bagian dari upaya membangun keterlibatan komunitas di kawasan Canggu. Tak hanya mengedepankan gaya hidup sehat, Murino Beat Run 2026 turut membawa misi sosial melalui dukungan kepada Panti Asuhan Sidhi Astu.

Melalui kegiatan tersebut, Murino Group ingin memperluas makna pengembangan properti. Tidak hanya membangun tempat tinggal, perusahaan juga berupaya menghadirkan lingkungan yang mendorong aktivitas positif, kesehatan, interaksi sosial, dan kualitas hidup penghuninya.

Baca Juga: Murino Group Dorong Tren Wellness Living Lewat Murino Beat Run 2026

Komitmen terhadap konsep tersebut sejalan dengan pengembangan salah satu proyek unggulannya, The Ease Canggu. Proyek hunian premium ini mencatat respons positif pasar dengan tingkat penjualan mencapai sekitar 70%. Dengan capaian tersebut, unit yang masih tersedia kini tersisa sekitar 30% dari total penawaran.

Berlokasi di Jalan Pantai Batu Mejan, Canggu, Badung, The Ease Canggu berdiri di atas lahan seluas 6.800 meter persegi, atau sekitar 800 meter dari Pantai Batu Mejan. Proyek ini terdiri dari 25 unit vila berstatus freehold dan 24 unit apartemen dengan skema kepemilikan leasehold sampai dengan 80 tahun.

Dari sisi harga, vila ditawarkan mulai Rp 10 miliar hingga Rp 18 miliar. Sementara itu, unit apartemen dipasarkan dengan harga Rp 3 miliar hingga Rp 6 miliar.

CEO Murino Group, Efrat Tio, mengatakan The Ease Canggu dirancang untuk menggabungkan hunian premium, lingkungan hijau, serta fasilitas yang mendukung kesehatan dan kebugaran penghuninya.

Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari rooftop pool, sauna, cold plunge, gym, jogging track, hingga massage room. Seluruh fasilitas tersebut didukung layanan hospitality berstandar bintang lima.

Baca Juga: The Ease Canggu, Hunian Wellness Pertama dan Terbesar dengan Hutan Eucalyptus di Bali

Untuk memberikan nilai tambah bagi investor, Murino Group juga menawarkan skema Hybrid Rental Pool. Melalui skema ini, pemilik properti dapat memperoleh pendapatan dari penyewaan unit dengan sistem pembagian hasil secara transparan.

Selain itu, tersedia konsep Flexible Owner Stays yang memberikan keleluasaan bagi pemilik untuk menggunakan unitnya sebagai tempat menginap sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami melihat masa depan properti Bali akan semakin mengarah pada proyek yang mampu menggabungkan desain, pengalaman tinggal, hospitality, keberlanjutan, dan nilai investasi dalam satu ekosistem,” ujar Efrat.

Untuk memperkuat layanan kepada calon pembeli dan investor, Murino Group juga menghadirkan Murino Gallery di kawasan Berawa, Canggu. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat konsultasi investasi sekaligus experience center yang memungkinkan calon investor memperoleh informasi lebih lengkap mengenai proyek-proyek Murino Group.

Di tempat tersebut, pengunjung dapat mengetahui konsep proyek, desain, skema kepemilikan, progres pembangunan, hingga sistem pengelolaan properti.

Optimisme Murino Group terhadap prospek properti di Bali juga didukung oleh rencana pengembangan infrastruktur di Kabupaten Badung. Salah satunya adalah proyek Water Taxi yang direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu.

Baca Juga: Bali Makin Seksi! Murino Group Resmikan Galeri Properti Premium di Berawa

Transportasi laut tersebut diproyeksikan mampu memangkas waktu perjalanan dari sekitar 1-2 jam melalui jalur darat menjadi kurang lebih 30 menit melalui jalur laut.

Selain itu, pembangunan jalan shortcut Berawa sepanjang 4,7 kilometer yang menghubungkan kawasan Berawa, Umalas, hingga Jalan Teuku Umar Barat juga menjadi salah satu proyek infrastruktur yang dinantikan. Pembangunan jalur tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Menurut Efrat, peningkatan konektivitas dan infrastruktur akan semakin memperkuat daya tarik kawasan Canggu dan Berawa, baik bagi wisatawan maupun investor properti.

Melalui pengembangan hunian, layanan hospitality, serta kegiatan komunitas seperti Murino Beat Run 2026, Murino Group berupaya membangun ekosistem bisnis properti yang tidak semata-mata menawarkan peluang investasi. Lebih dari itu, perusahaan ingin menghadirkan kawasan yang mendukung gaya hidup sehat, meningkatkan kualitas hidup, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (ZH-1).

Redaksi@indonesiahousing.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *