Pesona Kahuripan Group (PKG) resmi meluncurkan proyek perumahan subsidi terbaru, Pesona Kahuripan 18, di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Pengembangan proyek di atas lahan seluas 30 hektare ini ditargetkan mampu membangun 1.000 unit hunian pada tahap pertama guna mendukung program percepatan tiga juta rumah dari pemerintah sekaligus menyasar kebutuhan hunian bagi keluarga muda. (Foto: Istimewa).
BOGOR, WWW.INDONESIAHOUSING.ID – Pesona Kahuripan Group (PKG) kembali memperluas pengembangan hunian terjangkau melalui peluncuran Pesona Kahuripan 18 di Jalan Sudamanik, Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Minggu (18/10/2026). Proyek perumahan subsidi ini disambut antusias oleh ribuan konsumen yang hadir dalam acara grand launching.
Peluncuran Pesona Kahuripan 18 sekaligus menjadi bagian dari komitmen PKG dalam menyediakan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan penyangga Jakarta, sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan tiga juta rumah.
Untuk memeriahkan peluncuran yang bertepatan dengan rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-13 PKG, pengembang menawarkan sejumlah kemudahan dan bonus bagi konsumen, terutama yang hadir pada saat acara grand launching berlangsung. Program tersebut meliputi gratis biaya booking, uang muka atau down payment (DP), biaya administrasi, saldo Bank BTN, angsuran pertama, serta bonus pendingin ruangan (AC) tanpa diundi.

Besarnya minat masyarakat dalam acara tersebut menjadi indikasi bahwa kebutuhan terhadap hunian terjangkau masih terbuka lebar. Tantangannya adalah bagaimana pengembang mengubah minat tersebut menjadi transaksi pembelian rumah.
Kembangkan Lahan 30 Hektare
Pesona Kahuripan 18 dikembangkan di atas lahan sekitar 30 hektare. Pada tahap pertama, Pesona Kahuripan Group menargetkan pembangunan sebanyak 1.000 unit rumah yang diharapkan dapat terserap pasar hingga akhir 2026.
Pengembangan rumah subsidi terbaik nasiona ini menambah portofolio PKG di segmen rumah subsidi, dengan menyasar keluarga muda dan masyarakat yang membutuhkan rumah pertama dengan harga terjangkau.
Dari sisi produk, Pesona Kahuripan 18 menawarkan rumah tipe 30/60, dengan luas bangunan 30 meter persegi dan luas tanah 60 meter persegi. Rumah tersebut memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta carport untuk satu mobil.
Dengan tata ruang yang fungsional, tipe rumah ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama pasangan muda yang baru memulai kehidupan berumah tangga.
Baca Juga: Pesona Kahuripan Group Dinobatkan sebagai Pengembang Rumah Subsidi Terbaik 2026
PKG juga mengusung spesifikasi bangunan yang diklaim menyerupai rumah komersial, sehingga konsumen rumah subsidi tetap dapat memperoleh hunian yang nyaman untuk ditempati dalam jangka panjang.
Dekat Stasiun Parung Panjang
Selain produk, lokasi menjadi salah satu daya tarik Pesona Kahuripan 18. Perumahan ini berada di kawasan Parung Panjang yang berkembang sebagai salah satu wilayah penyangga Jakarta dan berbatasan dengan kawasan Tangerang.
Lokasinya disebut berjarak sekitar 10 menit dari Stasiun Parung Panjang, sehingga berpotensi menjadi pilihan bagi masyarakat yang mengandalkan transportasi kereta untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Kawasan Parung Panjang juga memiliki peluang pertumbuhan seiring perkembangan permukiman dan aktivitas ekonomi di wilayah Bogor bagian barat serta kawasan Tangerang Selatan.
Bagi calon pembeli rumah pertama, kombinasi harga terjangkau dan akses transportasi menjadi pertimbangan penting dalam memilih tempat tinggal. Namun, kemudahan mobilitas tetap perlu dilihat bersama akses menuju fasilitas umum dan tempat kerja masing-masing penghuni.
Optimistis Penjualan Rumah Subsidi Tetap Tumbuh
Di tengah peluncuran proyek baru tersebut, PKG tetap melihat prospek pasar rumah subsidi secara positif, meskipun industri perumahan masih menghadapi berbagai tantangan.
Direktur Utama Pesona Kahuripan Group, Angga Budi Kusuma, menilai kebutuhan masyarakat terhadap hunian masih tinggi. Menurut dia, pekerjaan rumah bagi pengembang adalah mengonversi besarnya minat tersebut menjadi transaksi, di tengah hambatan dalam menyiapkan rumah agar siap dihuni dan dapat dibiayai melalui kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi.
Angga optimistis realisasi penyaluran rumah subsidi secara nasional pada 2026 masih berpeluang mencapai sedikitnya 270.000 unit. Meski angka tersebut berada di bawah target nasional, peluang pencapaian dinilai tetap terbuka.
Optimisme itu didasarkan pada tingginya kebutuhan rumah, perkembangan kejelasan tata ruang di sejumlah daerah, serta kemungkinan adanya perbedaan pencatatan realisasi antara pengembang, bank pelaksana, dan BP Tapera.
Baca Juga: Ekspansi Perdana ke Banten, Pesona Kahuripan Group Hadirkan 1.800 Rumah Subsidi di Serang
Berdasarkan data internal perusahaan, PKG telah merealisasikan penjualan atau pembangunan sebanyak 3.347 unit hingga 13 Oktober 2026. Perusahaan menargetkan penjualan 6.000 unit sepanjang tahun ini, dengan proyeksi pembangunan mencapai 8.000 unit.
Angga berharap penjualan PKG dapat mencapai sekitar 5.200 unit hingga akhir tahun, meskipun target awal perusahaan tetap menjadi acuan.
Menurut dia, optimisme perlu disertai kerja nyata, evaluasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar.
Siapkan Ekspansi 200 Hektare pada 2027
Tidak hanya mengandalkan proyek yang sedang berjalan, PKG juga menyiapkan ekspansi pengembangan perumahan pada 2027.
Perusahaan merencanakan pengembangan lahan dengan total luas sekitar 200 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah, meliputi Bekasi, Gunung Sindur di Bogor Barat, Banten, serta Bogor Timur.
Rencana ekspansi tersebut menjadi bagian dari upaya PKG memperluas jangkauan penyediaan hunian terjangkau di tengah kebutuhan rumah yang masih besar.
Melalui Pesona Kahuripan 18 dan rencana pengembangan berikutnya, PKG berupaya mempertahankan pertumbuhan bisnis sekaligus mengambil bagian dalam penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan hunian pertama. (ZH-1).

