TRAVEL

Rumah Budaya Kratonan Solo Sajikan Destinasi Sejarah yang Dikemas Kekinian

destinasi wisata

Sebagai destinasi wisata sejarah, Rumah Budaya Kratonan Solo memiliki ruang-ruang pamer yang di dalamnya menyajikan beragam informasi sejarah politik di Indonesia, termasuk Kota Solo. (foto: dok Kemenparekraf).

INDONESIAHOUSING.ID, Solo— Jika Anda penggemar wisata sejarah dan budaya, mungkin Rumah Budaya Kratonan di Solo ini bisa menjadi alternatif utama. Pasalnya, Rumah Budaya tersebut menyajikan destinasi sejarah dan budaya yang dikemas dengan kekinian.

Rumah Budaya Kratonan yang berlokasi di Jalan Manduro nomor 6, Gang Kartotiyasan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah itu memiliki ruang-ruang pamer yang di dalamnya menyajikan beragam informasi sejarah politik di Indonesia, termasuk Kota Solo, mulai dari zaman awal mula kedatangan serikat dagang VOC hingga masa revolusi.

Baca Juga: Libur Sekolah Tiba, Ini Rekomendasi Destinasi Wisata Unggulan dari Menparekraf

Tidak hanya itu, terdapat juga berbagai kegiatan yang dilakukan di Rumah Budaya Kratonan, seperti latihan menari, latihan gamelan, latihan bahasa Jawa, latihan bahasa Inggris, dan diskusi-diskusi budaya melalui buku maupun film.

Tentang menariknya Rumah Budaya Kratonan ini sudah mendapat pengakuan dan apresiasi dari berbagai pihak, tak terkecuali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

“Tadi masuk nggak kebayang apa yang mau saya lihat, tapi ternyata ada perpaduan antara sejarah yang sangat kental dan budayanya, tapi juga ada kekiniannya. Ada tempat selfie, dan ada spot foto yang menjadi daya tarik wisatawan,” kata Menparekraf Sandiaga, saat mengunjungi Rumah Budaya dan Kratonan di Solo, Sabtu (5/11/2022) lalu.

Menparekraf Sandiaga juga berharap dan berupaya mendorong agar Solo menyiapkan event dan paket destinasi wisata dalam upaya membantu pemerintah mencapai target perjalanan wisatawan nusantara pada tahun 2023 mencapai 1,4 miliar kunjungan.

“Tentunya kita harus bersiap-siap banyak event yang masuk ke Solo untuk peningkatan jumlah wisatawan agar mencapai pergerakan wisatawan sebesar 1,4 miliar pada tahun depan,” kata Menparekraf.

Baca Juga: Menparekraf Ajak Investor Kembangkan Pariwisata di Tiga Pulau Menawan Ini

Menparekraf juga menyampaikan akan mengupayakan tambahan jumlah penerbangan ke Bandara Adi Soemarmo untuk mempermudah wisatawan berwisata ke Solo.

“Harapannya akan lebih banyak jumlah penerbangan dan ketersediaan kursi. Nanti secara otomatis akan membuat harga tiket semakin terjangkau,” kata Menparekraf. (qq-2)

32 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *