FINANSIAL HEADLINE

Awal Tahun Positif, BP Tapera Optimis Target 2026 Tercapai

BP Tapera 2026

Per 30 Januari 2026 sebagai Operator Investasi  (OIP), BP Tapera telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 7.312 unit rumah atau senilai Rp912, 4 miliar.

JAKARTA, WWW.INDONESIAHOUSING.IDBadan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memulai tahun 2026 dengan semangat yang lebih tinggi dengan target di awal tahun dipatok sebesar 350.000 unit rumah. Per 30 Januari 2026 sebagai Operator Investasi  (OIP), BP Tapera telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 7.312 unit rumah atau senilai Rp912, 4 miliar. Jika dibandingkan Januari 2025, penyaluran FLPP sebesar 2.633 unit rumah.

“Penyaluran ini meningkat hingga 177,7% jika dibandikan periode yang sama tahun lalu. Ada peningkatan signifikan penyaluran FLPP bulan Januari tahun ini jika dibandingkan tahun lalu” ungkap Heru Pudyo Nugroho, Komisioner BP Tapera.

Optimisme ini menurut Heru, menjadi awal yang bagus dan menggembirakan untuk bulan-bulan selanjutnya. “Bank penyalur dana FLPP, dari awal tahun sudah bergerak aktif untuk menyalurkan dana FLPP. Di awal kami menargetkan bulan Januari 2026 hanya 3.305 unit rumah tetapi pada akhirnya realisasi jauh di atas target, naik hingga 45,19%,” imbuhnya.

Baca Juga: BP Tapera Dorong Ekosistem Perumahan Tingkatkan Kinerja 2026

Realisasi Januari 2026 didukung oleh kontribusi dari 18 Bank Penyalur, 20 Asosiasi Pengembang Perumahan, 2.435 pengembang yang tersebar di 33 provinsi di 293 kabupaten/kota.

“Swasta masih mendominasi hingga 75,85%, disusul wiraswasta 14,33%, PNS 6,37% dan lainnya 3,45%. Kami mengapresiasi kerja cepat BTN yang sudah merealisasikan hingga 4.160 unit, disusul BSN sebanyak 861 unit rumah, Mandiri sebanyak 699 unit rumah, BNI (616 unit rumah) dan BRI sebanyak 587 unit rumah serta 13 bank penyalur lainnya. Kami berharap bank penyalur lainnya segera merealisasikan penyaluran dana FLPP sehingga target tahun 2026 dapat tercapai dengan optimal,” paparnya.

Pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai strategi yang dilakukan oleh BP Tapera, terutama berha-silnya BP Tapera dalam menyakinkan Kementerian Keuangan untuk bisa menyalurkan dana FLPP di awal tahun 2026.

Baca Juga: Penyaluran FLPP 2026, BP Tapera Gandeng 43 Bank dan 7 Asosiasi Perumahan

Menurut Komisioner Heru, target 350 ribu unit rumah yang ditetapkan pada awal tahun sangat membantu dalam menentukan strategi pencapaian. BP Tapera secara rutin melakukan monitoring komitmen target bank setiap harinya, sejak awal tahun sudah aktif melakukan sosialisasi baik melalui daring maupun luring untuk seluruh Indonesia.

“Selain itu Bank penyalur FLPP juga telah menargetkan secara mingguan kepada bank penyalur yang ada di cabang-cabang mereka. Sehingga target lebih terukur. Kami pun aktif melakukan kopi darat dengan seluruh asosiasi pengembang untuk membahas kendala, strategi dan percepatan penyaluran dana FLPP. Langkah-langkah ini sangat membantu kami dan Kami berharap juga akan lebih gencar lagi untuk bulan-bulan berikutnya,” tegas Heru optimis. (zh1).

Redaksi@indonesiahousing.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *