HEADLINE NEWS

Komitmen Hadirkan Properti Terbaik, Begini Strategi Vasanta Group

Properti Vasanta group

(Kiri-Kanan): Agnus Suryadi – Chairman Vasanta Group, Nicholas Hum – CEO Vasanta Group, Erick Wihardja – Executive Director Vasanta Group dan Denny Asalim – Executive Director Vasanta Group saling berbincang di depan maket proyek properti Vasanta Group di Labuan Bajo.

INDONESIAHOUSING.ID, Jakarta— VASANTA Group yang merupakan salah satu pengembang properti yang cukup agresif dalam beberapa waktu belakangan ini, terus berkomitmen untuk menghadirkan properti terbaik sebagai wujud kontribusi di industri properti nasional sekaligus menghadapi tantangan pasar di Indonesia.

Meski tergolong masih realatif muda yakni baru sekitar 7 tahun berkiprah dalam industri properti nasional, Vasanta Group yang digawangi empat punggawanya yang visioner dan inovatif di ranah bisnis properti, kini kian menunjukan eksistensi dan karyanya dengan menghadirkan ragam mega proyek yang tersebar di beberapa daerah Indonesia.

Baca Juga: Australia Investasi Bangun RS Internasional Pertama di Eco Town Sawangan

Dalam kurun tiga tahun terakhir, Vasanta Group berhasil menggarap sejumlah proyek besar dan prestisius. Hal ini tentu saja tak bisa lepas dari penerapan strategi yang dibangun dengan memberikan keunggulan di setiap proyek. Tidak hanya konsep desain kreatif, tetapi juga praktik berkelanjutan, untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari masyarakat.

Kepada awak media dalam acara Vasanta Group News Beriefing: Projects & Strategies yang bertempat di Vasanta Group head office, Alam Sutera, Tangerang, Selasa (12/9), Chairman Vasanta Group, Agnus Suryadi mengungkapkan, pihaknya mengadopsi teknologi dan inovasi desain untuk menciptakan properti yang khas dan melebihi ekspektasi pasar.

Baca Juga: Tanamori Gelar Pelatihan Pariwisata Berkelanjutan untuk Penuhi Standar GSTC

“Meski proyek yang kami kembangkan tergolong cukup masif, namun kami dalam mengembangkan proyek tetap hati-hati, serta selalu melihat potensi kawasan-kawasan yang kami bidik untuk mengembangkan sebuah proyek. Dan dalam hal pertumbuhan bisnis, Vasanta Group mengalami peningkatan karena kami juga terus berupaya menjalin kemitraan strategis dengan para pemimpin industri properti,” ucap Agnus.

Ia juga menuturkan, Vasanta group secara serius merancang proyek-proyek prestisius yang saat ini tengah berjalan. Di antaranya yakni pembangunan proyek Shila, dan Eco Town di Sawangan yang menghadirkan sentra hunian, bisnis dan gaya hidup yang lengkap. “Diharapkan Shila dan Eco Town mampu menjadi pusat keramaian baru di Depok,” imbuhnya.

Baca Juga: Eco Town Bakal Jadi Center of Medical Tourism di Indonesia

Pada kesempatan yang sama, terkait pengembang proyek di kawasan Sawangan- Depok, Nicholas Hum, CEO Vasanta Group menambahkan, Sawangan telah menjadi area yang makin berkembang seiring dengan semakin padatnya wilayah selatan Jakarta.

“Kami melihat ini sebagai potensi pembangunan jangka panjang. Untuk mewujudkannya kami berhasil menjalin kemitraan dengan dua pengembang besar di Asia. Pertama, bekerjasama dengan Mitsubishi Corporation dari Jepang untuk pembangunan Shila. Selanjutnya kami berkolaborasi dengan Lotte Land dari Korea untuk menghadirkan Eco Town,” ungkap Nicholas.

Baca Juga: Lotte Land Sawangan Siapkan Sinsa District Jadi Ikon Komersial di Depok

Menurut Nicholas, Shila dan Eco Town memiliki keunggulan masing-masing. “Keduanya akan menjadi kota mandiri terbaru yang meningkatkan kualitas hidup penghuni, mendukung bisnis dan perekonomian sekitar, serta memberikan dampak positif pada lingkungan. Karena itu kami sangat optimis Shila dan Eco Town akan menjadi geliat kehidupan baru di Sawangan. Sebuah kawasan dengan fasilitas yang lengkap dan bertaraf internasional,” tegasnya.

Tidak berhenti sampai di situ, proyek lain yang juga menjadi fokus Vasanta Group adalah Mawatu, yang berlokasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berada di destinasi super prioritas, pembangunan kawasan resort dan komersial terpadu diharapkan rampung pada tahun 2024.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Labuan Bajo – Golo Mori

Executive Director Vasanta Group, Denny Asalim memaparkan, konsep pengembangan Mawatu dengan luas area mencapai 20 hektar adalah sebuah kawasan yang tak hanya menawarkan destinasi wisata, tapi juga membangun suatu kawasan hunian dan pusat bisnis.

“Nantinya, para penghuni selain menikmati liburan, juga bisa membangun bisnis di sana. Mawatu akan menjadi destinasi mewah di Asia Tenggara, dan diharapkan mampu mengembangkan potensi Labuan Bajo sambil tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkunganya” ujar Denny.

Menjaga Kepercayaan Investor

Sementara itu Erick Wihardja, Executive Director Vasanta Group mengungkapkan, proyek-proyek megah yang diusung Vasanta Group sangat erat kaitannya kepercayaan para investor untuk menanamkan modalnya. Vasanta Group menguatkan strategi dengan komunikasi yang terbuka dan jujur kepada para investor. Terus melakukan pembaruan berkala, dan pelaporan keuangan yang transparan, sehingga investor selalu terinformasi dengan baik.

Baca Juga: Menparekraf Ajak Investor Kembangkan Pariwisata di Tiga Pulau Menawan Ini

“Saat ini, kami sedang menjajaki beberapa proyek baru, dan semangat kolaboratif yang telah menjadi bagian dari DNA kami akan terus menjadi pilar utama dalam membawa proyek-proyek baru ini. Bagi kami investor merupakan mitra jangka panjang. Sangat penting untuk membina hubungan yang kuat, menjaga transparansi, dan menyelaraskan tujuan kami dengan para investor, diperlukan skenario saling menguntungkan yang membuka jalan untuk pencapaian kami. Secara internal, kami terus melakukan perbaikan sehingga kinerja perusahaan dapat optimal, dan mampum emberikan hasil yang diharapkan oleh para investor,” pungkas Erick. (zh1).

Redaksi@indonesiahousing.id

22 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *