Selain Memiliki Kualitas bangunan yang prima, unit rumah di Perumahan Mulia Gading (MGK) yang dikembangkan oleh Infiniti Realty ini dibangun dengan ceiling tinggi, yakni 3,5 meter. Dengan demikian, sirkulasi udara dan pencahayaan di dalam rumah menjadi sangat baik.
INDONESIAHOUSING.ID, Serang— Di tengah kesibukan dan bertepatan di hari libur, Hirwandi Gafar, Direktur Consumer PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN menyempatkan diri untuk meninjau dan melihat langsung pembangunan rumah bersubsidi di Perumahan besutan Infiniti Realty; Mulia Gading Kencana (MGK) di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (9/12).
Perumahan yang membidik pasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terutama pekerja industri dan kelas menengah bawah yang ada di sekitar kawasan industri tersebut, menargetkan untuk membangunan sekitar 2.000 unit rumah.
Baca Juga: Infiniti Realty Bangun Rumah Bersubsidi Kualitas Komersial di Serang
Usai meninjau rumah contoh dan lingkungan perumahan dengan berjalan kaki yang didampingi Direktur Utama Infiniti Realty, Samuel S. Huang dan manajemen Infiniti Realty lainnya, Hirwandi Gafar menyatakan apresiasinya kepada Infiniti Realty yang ikut membantu penyediaan rumah bagi MBR di Kabupaten Serang. Terlebih, perumahan bersubsidi tersebut berada di sekitar kawasan industri yang memiliki kebutuhan hunian yang cukup besar untuk para pekerja industri.
“Perumahan MGK ini selain lokasinya strategis, perencanaan kawasannya juga baik sekali karena ada ahli planologinya dan bangunannya berkualitas. Kami mengapresiasi kualitas pembangunannya dan berharap Perumahan MGK bisa menjadi percontohan bagi pengembang rumah subsidi lainnya di Indonesia,” ujar Hirwandi saat di lokasi perumahan.
Baca Juga: Top! Rumah Subsidi Berkonsep Klaster di Grand Cikarang City 2 Laris Manis
Komentar petinggi Bank BTN itu bukan tanpa alasan, mengingat tinggi ceiling (plafon atap) ruang tamu rumah di Perumahan MGK mencapai 3,5 meter. Dengan ceiling tinggi, maka sirkulasi udara dan pencahayaan di dalam rumah menjadi sangat baik. Sementara tinggi ceiling kamar tidur mencapai 2,8 meter, sehingga membawa kesan lebih luas dan sirkulasi udara menjadi lebih baik.
“Ketinggian 2,8 meter di kamar tidur ini sudah ideal, karena tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi agar hemat penggunaan pendingin ruangan. Jika cukup AC yang ½ PK saja, maka tidak perlu menggunakan AC 1 PK” jelas Hirwandi.
Baca Juga: Apersi Banten: Perizinan Masih Menjadi Momok Pembangunan Rumah Bersubsidi
Setiap rumah juga dibangun dengan tembok sendiri (double dinding). Hal itu akan memberi privasi dan kenyamanan sendiri kepada pemilik rumah. Dari sisi konstruksi, Hirwandi melihat struktur pondasi, besar ketebalan kolom besi dan balok sudah sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah dengan bahan material berkualitas.
“Kondisi Indonesia yang rawan gempa termasuk di Serang menuntut pembangunan hunian dengan pondasi dan struktur kuat. Hal itu pula yang menjadi fokus dan perhatian Bank BTN,” tegasnya.
BTN juga mengapresiasi dukungan yang diberikan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah atas pembangunan Perumahan MGK dengan menyiapkan jaringan air bersih menggunakan PDAM sehingga kualitas air lebih baik dan tidak merusak lingkungan.
Baca Juga: Pembiayaan Perumahan bagi MBR Informal dapat Perhatian Khusus dari Pemerintah
Bank BTN merupakan bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) terbesar di Indonesia. Selama 47 tahun menyalurkan KPR, Bank BTN telah mewujudkan impian sekitar 5,6 juta masyarakat Indonesia beserta keluarganya untuk memiliki hunian yang layak dengan nilai pembiayaan sekitar Rp470 triliun.
Komitmen Kualitas
Direktur Utama Infiniti Realty, Samuel S. Huang menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas kesediaan Direktur Bank BTN Hirwandi Gafar yang hadir meninjau langsung Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Desa Nagara, Kibin, Kabupaten Serang. Hal itu sekaligus menunjukkan tingginya perhatian Bank BTN terhadap upaya penyediaan hunian bagi MBR di Tanah Air.
“Terimakasih atas kepedulian Pak Hirwandi dan Bank BTN terhadap pembangunan Perumahan MGK ini, sehingga menambah semangat kami untuk terus membangun rumah rakyat yang berkualitas dengan harga terjangkau,” kata Samuel yang juga menjabat Bendahara Umum DPP Realestat Indonesia (REI) tersebut.
Baca Juga: Kontribusi Himperra dalam Pembangunan Rumah Subsidi Dinilai Cukup Besar
Dijelaskannya, dapat membangun rumah yang layak huni bagi masyarakat yang belum memiliki rumah merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi pengembang. Untuk konsumen, rumah pertama seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Ungkapan tersebut sesuai dengan tagline Infiniti Realty yakni “Wujudkan Mimpi, Miliki Rumah Sendiri,”.
Tidak hanya struktur pondasi dan estetika bangunan, kualitas bahan material yang digunakan di Perumahan MGK sangat dijaga. Menurut Samuel, cat yang dipakai adalah merek Propan dan bagian luar bangunan dengan Propan Eco shield yang dapat bertahan antara 3-5 tahun.
Baca Juga: Panangian Simanungkalit, Butuh 1,3 Juta Rumah Setahun untuk Atasi Backlog
Selanjutnya, kusen pintu dan jendela menggunakan material UPVC CONCH, plafon menggunakan gypsum A Plus, genteng menggunakan genteng beton merek Perancis yakni Monier, stop kontak dan saklar menggunakan Schenider, keramik menggunakan Ikad dan Asia Tiles, serta closet memakai merek American Standard. Sementara semua pintu menggunakan Engineering Honeycomb.
“Untuk jalan utama, agar tidak retak dan stabil dibangun dengan ketebalan beton 20 cm dengan mutu beton K350,” sebut Samuel.
Baca Juga: Pasar Perumahan di Banten Mulai Menggeliat
Selain itu, tidak tanggung-tanggung Infiniti Realty membangun jembatan beton yang mampu menahan beban hingga 50 ton. Hal itu dipersiapkan, karena banyak kendaraan nantinya akan lalu lalang melewati jembatan Perumahan MGK tersebut.
“Jembatan ini keren dan kokoh sekali untuk standar perumahan subsidi,” puji Hirwandi Gafar saat melihat dari dekat struktur jembatan Perumahan MGK. (zh1)


14 Comments