Jakarta, IH—Bank Muamalat Indonesia dan sejumlah anggota Asosiasi Bank Pembangunan Daerah(Asbanda) kerja sama sindikasi pembiayaan jalan tol Soreang-Pasir Koja (Bandung). Itu dengan total nilai Rp 834 miliar. Selain itu, mereka sepakat melakukan hal serupa di lini bisnis lain seperti properti, barang konsumsi, industri agro, dan energi listrik.
Demikianlah rangkuman Majalah Indonesia Housing dari acara penandatanganan perjanjian pembiayaan sindikasi jalan tol tersebut, di Jakarta kemarin.
Presiden Direktur Bank Muamalat Indonesia, Endy Abdurrahman, mengatakan bahwa selain punya prospek ekonomi potensial, pembiayaan jalan tol menjadi bagian dari agenda pemerintah. “Yaitu mendukung konektivitas,” kata dia.
Dalam hal itu, tentu perlu ada sinergi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan tentunya perbankan. “Sehingga, lebih ada dampak positif luas bagi perekonomian Indonesia,” kata Endy.
Sementara, Corporate Banking Director Bank Muamalat Indonesia, Indra Y. Sugiarto, mengatakan optimis terhadap kerja sama sindikasi itu. Hal itu merupakan peluang meningkatkan portofolio pembiayaan serta untuk mendukung program pemerintah.
Dia berkata, “Kami juga berencana melakukan arranging sindikasi dan club deal di beberapa lini bisnis seperti properti, industri agro, barang konsumsi, dan energi listrik. Kerja sama itu merupakan salah satu strategi kami memenuhi pembiayaan korporasi yang ditarget tumbuh 7% sampai 9% per tahun.”
Sumber Foto Proyek Jalan Tol Pasir Koja: Inilah.com
berita properti
Sindikasi Bank Ini Biayai Jalan Tol, Incar Properti
- by admin
- 23/09/2016
- 21 Comments
- Less than a minute
- 9 years ago

21 Comments