berita properti

Pembebasan Lahan, ‘Warga Asli’ Itu Lugu

Jakarta, IH—Ketua DPD REI Banten, Soelaeman Soemawinata, mengatakan di Jakarta (1/9/2016), bahwa dalam pembebasan lahan, pengembang perumahan relatif tidak bersua kesulitan bernegosiasi dengan pemilik lahan yang memang warga di situ.
Hal berlainan terjadi tatkala pengembang bersua dengan pemilik lahan yang bukan ‘warga asli’, tapi merupakan orang atau juga kelompok lain yang membeli lahan dari warga tersebut. Dan orang tersebut bertujuan mencari keuntungan dari pembebasan lahan.
Tidak jarang, masih kata Amran, kelompok tersebut dengan sejumlah cara mencari bocoran tentang peruntukan lahan di satu kawasan. Lantas, mengetahui adanya potensi keuntungan, mereka membeli lahan di lokasi potensial, dari warga asli.
Dia menceritakan, selaku direktur Alam Sutera, pernah negosiasi dengan seorang warga asli untuk penukaran lokasi lahan. Dalam hal ini, lahan warga yang diperlukan untuk perluasan Alam Sutera, ditukar dengan properti yang sama di lokasi lain. Dan tidak ada kesulitan berarti di situ.
“Warga asli itu lugu. Lain halnya dengan kelompok pencari untung tersebut,” Soelaeman mengatakan.
Sumber Ilustrasi: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *