HEADLINE NEW PROJECT

Kolaborasi Mustika Land dan 2 Pengembang Asing Hadirkan Mustika Garden Tamansari

Mustika Garden Tamansari

INDONESIAHOUSING.ID, Jakarta— Pengembang Mustika Land Group bersama pengembang properti terkemuka; Scientex Berhad (Malaysia), dan pengembang Creed Group, perusahaan investasi real estat Jepang menandatangani perjanjian kerjasama untuk pembangunan kawasan perumahan Mustika Garden Tamansari, di Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Dalam tahap pertama, ketiga perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan segera dimulainya pembangunan proyek perumahan Mustika Garden Tamansari, sebuah kawasan perumahan rumah tapak kelas menengah namun dengan harga terjangkau (affordable landed house) di lahan seluas sekitar 5 hektar di Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Meningkat 36 Persen, Laba Bersih Metland Capai Rp372 Miliar

“Untuk tahap pertama perumahan Mustika Garden Tamansari ini akan kami kembangkan di atas lahan seluas 5 hektar dalam waktu 3-4 tahun ke depan dari total lahan sekitar 20 hektar. Perumahan yang dibanderol mulai Rp500 jutaan sampai Rp1 miliar kami peruntukan bagi kalangan milenial dan pasangan muda yang mendambakan hunian nyaman, namun tetap dengan harga terjangkau,” ucap David Sudjana, CEO Mustika Land, seusai acara penandatanganan kerjasama, Selasa, (21/3).

Keluarga muda yang menjadi target market proyek ini akan menikmati taman hijau yang indah, danau tematik, fasilitas olah raga, tempat bermain anak dan clubhouse untuk komunitas penghuni. Menariknya lagi, perumahan ini akan menerapkan sistem cluster untuk menambah keamanan dan kenyamanan penghuninya.

Menurut David, nilai investasi  untuk pembangunan Perumahan Mustika Garden Tamansari yang berlokasi di Desa Tamansari, Bekasi tersebut diperkirakan mencapai Rp250 miliar. Perumahan ini nantinya juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas bagi para penghuni, termasuk area komersial berupa ruko.

“Kerjasama ini sangat menarik, karena kami menggabungkan pengetahuan dan keahlian pasar lokal dari Mustika Land Group, pengalaman pengembangan properti dan teknologi konstruksi dari Scientex Berhad, dan keahlian investasi dan branding real estat dari Creed Group. Dengan demikian, melalui kerjasama ini yakin bisa menghadirkan perumahan berkualitas tinggi dan terjangkau yang memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menciptakan nilai yang signifikan bagi konsumen dan stakeholder kami di Bekasi,” terang David.

Ia juga menambahkan, kawasan perumahan Mustika Garden Tamansari memiliki lokasi yang sangat strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah. Lokasi ini akan menjadi lebih menarik karena hanya berjarak 8 menit saja dari dan menuju Gerbang Tol Setu Selatan dari ruas Jalan Tol Cimanggis – Cibitung.

“Proyek ini juga dikelilingi oleh beragam fasilitas, seperti sekolah, rumah sakit, pasar dan pusat belanja yang sudah ada. Tidak hanya itu, di dalam kawasan ini kami juga akan bangun kawasan komersial (ruko) sebanyak 24 unit, yang nantinya akan dipasarkan tidak lebih dari Rp1 miliar per unit” kata David.

Kolaborasi 3 Pengembang Besar dan Berpengalaman

Mustika Land Group sendiri merupakan pengembang properti yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam memberikan solusi perumahan yang terjangkau dan berkualitas tinggi kepada pelanggan di pasar Indonesia.

Mustika Land Group telah memulai pengembangan sejak tahun 1995 dan telah berhasil membangun lebih dari 25.000 rumah dalam berbagai proyek hingga saat ini. Dengan catatan prestasi yang solid, inovasi pemasaran dan konstruksi, Mustika Land Group mengembangkan proyek-proyek terbaik dengan memberikan nilai tinggi, kualitas yang lebih baik, dan rumah yang terjangkau.

Sedangkan Scientex Berhad (Scientex) adalah produsen terkemuka di bidang kemasan plastik fleksibel dan pengembang properti terkemuka di Malaysia.

Didirikan pada tahun 1968, Scientex bertekad untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan telah membuat kami menjadi salah satu produsen stretch film terbesar di dunia dan produsen kemasan plastik fleksibel end-to-end dengan kehadiran di seluruh rantai nilai kemasan, dari stretch film, film dasar, dan film cetak hingga tas dan solusi kemasan multi-layeredplastik fleksibel yang digunakan dalam kemasan industri dan konsumen.

Hingga saat ini, Scientex memiliki 18 pabrik manufaktur di Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Amerika Serikat; serta kantor penjualan di 9 negara, yaitu Australia, Indonesia, Jepang, Myanmar, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat. Sekitar 70% produk kemasannya diekspor ke lebih dari 60 negara di seluruh dunia.

Baca Juga: Indonesia Ajak Investor Korea Garap IKN Nusantara

Divisi properti Scientex memiliki proyek pengembangan township di Pasir Gudang, Kulai, Skudai, Senai, Pulai, dan Kota Tinggi (semuanya di Johor), Ayer Keroh, Durian Tunggal, dan Jasin (semuanya di Melaka), Rawang dan Kundang Jaya (keduanya di Selangor), Tasek Gelugor (Penang), serta Ipoh (Perak).

Baru-baru ini, Scientex mengakuisisi lahan seluas 202 hektar di Pulai (Johor), lahan seluas 343 hektar di Seberang Perai Utara (Penang), dan lahan seluas 219 hektar di Ipoh, Perak. Tidak hanya itu, Scientex juga sedang dalam proses mengakuisisi lahan seluas 251 hektar di Jenjarom, Selangor. Hingga saat ini, Scientex telah menghasilkan properti senilai 8,0 miliar Ringgit Malaysia (MYR) dan memiliki proyek senilai MYR3,8 miliar dalam pengembangan.

Sementara itu, Creed Group juga tidak kalah menterengnya dalam urusan properti. perushaan yang didirikan oleh pengusaha Jepang, Toshihiko Muneyoshi tersebut, sejak 1996 ini, telah mencapai catatan prestasi yang mengesankan dalam pengembangan real estat dan pengelolaan dana. Saat ini, Creed Group berinvestasi dan beroperasi di Asia Selatan dan Asia Tenggara, yang meliputi negara Thailand, Kamboja, Indonesia, Vietnam, dan Bangladesh. (zh1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *