kawasan

Koridor Cikarang – Karawang Naik Kelas

Bekasi—IH: Melihat besarnya potensi pasar apartemen di koridor Cikarang-Karawang, rasanya cukup masuk akal jika jumlah hunian jangkung bertumbuh cukup pesat di kawasan industri terbesar di Asean ini. Dan bisa dikatakan kawasan industri Cikarang-Karawang semakin menjadi primadona bagi kalangan pengembang untuk menggelar ekspansi proyek. Tidak hanya hunian bagi MBR, tapi juga hunian bagi bagi kelas menengah dan menengah atas.
Menurut Robert Yapari, Director of Bussines Development PT Mutiara Mitra Sejahtera (MMS), setidaknya saat ini tidak kurang dari dari 4.000 perusahaan multinasional yang beroperasi di sana dengan 20.000 ekspatriat. “Jumlah ekspatriat yang sangat besar ini membutuhkan tempat tinggal yang dekat dengan lokasi tempat ia bekerja. Apalagi dengan kemacetan luar biasa di Jabodetabek belakangan ini, membuat para ekspatriat tersebut enggan tinggal jauh-jauh,” ungkapnya.
Karena alasan itu juga terang Robert, kendati kawasan koridor Cikarang-Karawang  dibanjiri banyak proyek hunian vertikal baru, namun penjualan unit apartemen di Cikarang, Bekasi, tetap bagus dan terserap pasar. “Kedepan, pasar hunian akan semakin mengkilap, seiring bertambahnya jumlah industri di koridor ini.  Apalagi  dalam waktu dekat ini ada 100 brand besar baru akan segera membuka pabriknya di daerah tersebut,” imbuh Robert.
Lebih dari itu, potensi besar pasar hunian khususnya apartemen juga didukung dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi dan Karawang  yang relatif cukup tinggi. Kondisi ini seiring dengan banyaknya perusahaan atau industri padat modal yang beroperasi di kawasan-kawasan industri di Cikarang dan sekitarnya.
“Jika dulu, di kawasan indsutri di sekitar Cikarang-Karawang lebih banyak industri padat karya, namun sekarang sudah bergeser menjadi lokasi industri padat modal. Hal ini membuat perekonomian masyarakat atau daya beli pekerjanya juga semakin tinggi. Untuk Upah Minimum Provinsi (UMP) saja, di Bekasi-Cikarang-Karawang, lebih tinggi dari Ibu Kota Jakarta,” ujarnya.
Meski demikian, dengan ramainya pengembang atau investor yang melirik kawasan Cikarang-Karawang, setiap proyek yang dibangun harus juga memiliki nilai lebih dibanding proyek lainnya. “Seperti proyek Apartemen Domicilio yang kami kembangkan misalnya.  Apartemen yang membidi pasar kelas menengah ini akan menjadi oase di sentra bisnis Cikarang, karena dibangun dengan konsep green dimana sebagian besar lahannya digunakan untuk taman dan penghijauan,” papar Robert.
Ya, sebagai informasi MMS baru saja meluncurkan proyek Apartemen Domicilio di dalam kawasan superblok Cikarang Central City (CCC) yang terdiri atas tiga menara setinggi 20 lantai dengan total 1.848 unit hunian. Untuk menara pertama, akan dibangun sebanyak 460 unit, dan sudah menyelesaikan pekerjaan tiang pancang.  Zal Hanif

28 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *